Selamat Datang Di PuskopditBEN hari ini Sunday, 05 September 2010
contact

Handayani

SEJARAH KOPERASI KREDIT HANDAYANI

Lahirnya Kopdit Handayani Bajawa merupakan kesadaran akan keprihatinan diantara para Pegawai Negeri Sipil(PNS) pada Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada yang kala itu gajinya sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan hidup yang sangat besar antara lain biaya pendidikan anak, biaya kesehatan, biaya perumahan.Kondisi ini menjadi peluang bagi para rentenir (pelepas uang ) yang senantiasa menawarkan diri sebagai sang penyelamat. Pada tanggal 30 Agustus 1986 melalui rapat para guru dan karyawan dicetuskan ide untuk menggalang solidaritas antar karyawan dan guru melalui wadah KST (Kelompok Studi Tabungan). Seiring dengan perjalanan waktu benih KST bertunas segar dan berkembang kian membesar sehingga dialihkan statusnya dari KST menjadi Credit Union atau Koperasi KreditIkat weavers Keanggotaan awal berjumlah 69 orang dengan modal awal Rp.2.361.500,-Tujuan pembentukan KST Handayani untuk membantu anggota dalam membiayai pendidikan anak,membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,kesehatan dan lain lain.Kata Handayani berasal dari moto TUT WURI HANDAYANI yang berarti dari belakang mendorong anggota untuk berkembang meningkatkan penghasilannya.Dari tahun ke tahun perkembangan KST Handayani banyak membantu anggotanya dalam mengatasi kesulitan dibidang pendidikan anaknya, kesehatan keluarganya.Kopdit Handayani memperoleh badan hukum dari pemerintah tanggal 10 Januari 1999 nomor: 01/BH/KDK.24.9/I/1999. Kopdit ini aktif mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh BK3D Ende Ngada dan studi banding lintas puskopdit dan kopdit primer sehingga mendorong pengembangan usaha dan produk pelayanan.

Microfinance: Pemberdayaan Perempuan Miskin

Kopdit Handayani sungguh apresiatif dengan orang miskin. Banyak orang miskin terutama kaum ibu tidak mendapat akses pada lembaga keuangan formal  yang mengakibatkan mereka sangat rentan untuk hidup sehat dan sejahtera. Ada banyak kaum ibu disekitarnya harus berobat ke dukun (tabib) karena kesulitan biaya yang sangat mahal jika mereka berobat ke rumah saki atau polindes kota.

ChildrenKenyataan ini menginspirasi para pengurus dan anggota untuk melebarkan sayapnya kepada orang-orang miskin dengan pola pemberdayaan yang di mulai pada Nopember 2005. Masyarakat dikunpulkan berkelomok sesuai jangkauan lokasi dan usaha yang sejenis lalu mereka menabung sehari Rp.1000 pada Ketua Kelompok dan dalam seminggu Petugas Lapangan Kopdit datang menjemput untuk dibukukan pada buku simpanan sesuai tata aturan Kopdit. Awalnya mereka berat untuk menabung karena untuk makan 3 kali sehari saja sulit namun lama-kelamaan ternyata teknik ini sangat membantu. Program ini sekaligus mengurangi gaya hidup konsumerisme. Kopdit ini juga membuka diversifikasi produk simpanan saham dan non saham. Simpanan non saham seperti Sibuhar (sejenis tabungan),Sisuka (sejenis deposito), Sibudi (simpanan pendidikan anak) dan Simapan (simpanan investasi masa depan). Data per Desember 2007, kopdit ini mempunyai anggota 1,586 orang dan asset Rp.4 miliard.


Adapun Struktur Organisasi Kopdit Handayani adalah sebagai berikut
Pengawas (Supervisor)
Ketua (Chief)) Dominikus Soro
Wakil Ketua (Deputy) Yohanes Lako
Anggota Getrudis Bupu
Pengurus (Official member)
Ketua (Chief) Petrus Canisius Damy
Wakil Ketua (Deputy) Nikolaus Egho
Sekretaris Thomas Ola
Bendahara (Treasurer) Maria Kesa
Anggota Farianus Bhai
MANAJEMEN
Menejer Wilhelmus Wai Wodo
Akunting Elisabeth Wawo
Adum Theresia Andu
ENDOR UR TASOIN
Pilipus Benisius Goa
Kasir Maria Liberata Due
Teller Emirensiana Maria Ere
Perkreditan (Credit control) Agustinus Naru
PuskopditBEN Indonesia
Bajawa Kopdits

 

Mike Turner (VSO) on behalf of PuskopditBEN, Ende, Flores, NTT, 11 Maret 2007
Pembaruan akhir (last update) Jumat, 18 September, 2009
Tested with Firefox, Opera, Netscape 9, Flock and Internet Explorer